Buka Konten
mobile_menu
:::

Berita Pingtung

Layanan Perawatan Jangka Panjang Sangat Mudah Digunakan, Layanan Pulau Terpisah Tidak Sendirian 
Tanggal Diperbaharui:2020-08-21    
Nenek Amei yang tinggal di Liuqiu baik fisik dan mental juga terpengaruh setelah stroke, biasanya tidak suka berjalan keluar dari kamar, suatu kali setelah anggota keluarga mengajukan permohonan layanan profesional perawatan jangka panjang, kehidupan Nenek Amei menjadi berbeda. Nenek Amei dulu adalah bos toko kelontong, terhadap manajemen barang, akuntansi sangat mahir, sedangkan suami Nenek Amei adalah seorang nelayan, dulu Nenek Amei sering menunggu suaminya kembali di pelabuhan, setelah melalui layanan rehabilitasi perawatan jangka panjang selama beberapa bulan, sekarang Nenek Amei bisa pergi ke pelabuhan dengan bantuan anggota keluarga untuk bernostalgia masa-masa muda, juga bisa naik mobil transportasi antar jemput perawatan jangka panjang ke pulau Taiwan untuk kembali berobat, sekarang ke toko kelontong membeli kecap bisa melihat sosok Nenek Amei.

Layanan perawatan jangka panjang termasuk layanan di rumah, layanan siang hari, layanan penitipan perawatan keluarga, layanan multi fungsi skala kecil, layanan transportasi antar jemput, layanan profesional dan layanan beristirahat, di antaranya target yang sama dalam layanan profesional adalah membantu pihak kasus untuk pulih, mempertahankan, atau mempelajari keterampilan yang sesuai, melaksanakan kegiatan sehari-hari, untuk mengurangi ketergantungan, meningkatkan kemandirian hidup. Setelah pelatihan mencapai target yang diatur, atau bisa mengajar orang yang dirawat untuk menerapkan, maka bisa menutup kasus. Sebenarnya selama pelayanan tidaklah mudah, kadang-kadang memerlukan bantuan anggota keluarga, menggabungkan banyak sumber daya, baru bisa mengikuti panduan staf rehabilitasi secara perlahan memulihkan kehidupan. Dalam contoh kasus Nenek Amei, ada psikolog membuka pintu hati nenek, mencari tahu motivasi Nenek Amei untuk keluar dari kamar, tim perawatan dan Nenek Amei serta anggota keluarga menetapkan target pemulihan, termasuk merias dan mencuci diri sendiri, mengerjakan kembali pekerjaan sebagai bos toko kelontong, menemukan kembali perasaan menghitung uang, dengan bantuan menuju ke pelabuhan tempat suami menangkap ikan, seluruh tim perawatan dan seluruh keluarga Nenek Amei bergerak bersama.

Kampung Liuqiu merupakan satu-satunya area pulau terpisah dalam wilayah Kabupaten Pingtung, transportasi keluar tergantung pada transportasi kapal, kaum remaja dan dewasa juga pindah keluar karena faktor bekerja dan bersekolah, oleh karena itu menyebabkan populasi cenderung menuju lanjut usia, perubahan cepat masyarakat lanjut usia di dalam kampung, disertai dengan kebutuhan mendesak akan perawatan jangka panjang. Hingga bulan Juni 2020, jumlah populasi lanjut usia di Kampung Liuqiu adalah 2041, menempati 16,8% dari seluruh pulau. Selain itu sumber daya kesehatan dan kesejahteraan sosial yang tidak mencukupi di dalam kampung, menonjolkan masalah kurangnya perawatan kesehatan yang layak di dalam pulau itu, masyarakat di area Liuqiu, bila ada penyakit berat, perlu ke dokter, karena tidak ada rumah sakit besar di daerah itu, perlu menuju ke Pulau Taiwan baru bisa berobat, namun sering kali karena ketidaknyamanan transportasi di dalam pulau tersebut, sehingga masa keemasan rehabilitasi terlewatkan. Layanan transportasi perawatan jangka panjang menyediakan layanan antar jemput transportasi bagi orang tua cacat berusia di atas 65 tahun, suku Aborigin cacat berusia di atas 55 tahun, penderita demensia berusia di atas 50 tahun, penderita cacat fisik dan mental menuju lembaga medis untuk berobat (termasuk rehabilitasi). Kepala Pusat Manajemen Perawatan Jangka Panjang Kabupaten Pingtung menyatakan, bila masyarakat ada kebutuhan perawatan jangka panjang boleh menelepon ke 1966 hotline Layanan Perawatan Jangka Panjang.
Kategori :[Aktivitas(一般)]

  • Related Picture(s)
    1. Layanan Perawatan Jangka Panjang Sangat Mudah Digunakan, Layanan Pulau Terpisah Tidak Sendirian (total:2)